TUBAN, - Di balik senja yang perlahan turun di Dusun Boto, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, tampak sosok seorang ibu sederhana yang duduk dengan penuh harap. Dialah Ibu Syahrini (57Th), perempuan tangguh yang selama ini menjalani hidup dalam keterbatasan, namun tak pernah kehilangan rasa syukur. Selasa, (05/05/2026).
Tangannya yang mulai renta terlihat menggenggam harapan. Tatapannya menyiratkan perjalanan panjang kehidupan yang penuh ujian. Rumah yang selama ini ia tinggali—dengan dinding lapuk dan atap yang tak lagi mampu menahan hujan—menjadi saksi bisu perjuangannya.
Namun hari itu berbeda.
Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo S.M., M.M., Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0811 Tuban bersama anggota untuk hadir membawa perubahan nyata melalui program unggulan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Rumah sederhana milik Ibu Syahrini mulai dibongkar. Bukan sekadar diruntuhkan, tetapi diganti dengan harapan baru, Setiap dentuman palu yang menghantam kayu lapuk seakan menghapus kesedihan yang selama ini terpendam.
"Terlihat tumbuh semangat baru, untuk hidup lebih layak dan bermartabat, " Tutur Dansatgas.
Ibu Syahrini menyampaikan tak mampu membendung air mata yang di sembunyikan. Bukan karena kehilangan rumah lamanya, melainkan karena rasa syukur yang begitu dalam. Bantuan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga mengangkat kembali harapan hidupnya.
“Saya hanya bisa berdoa, semoga kebaikan bapak TNI ini dibalas oleh Allah, ” ucapnya lirih, dengan suara bergetar.
Dansatgas menambahkan, Kehadiran TNI melalui TMMD bukan sekadar pembangunan fisik. Ini adalah wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong antara prajurit dan masyarakat. Di sinilah negara hadir, menyapa mereka yang membutuhkan, dan memastikan tidak ada yang tertinggal.
"Kini, di Dusun Boto, sebuah kisah baru sedang ditulis. Rumah Ibu Syahrini akan berdiri kembali—lebih kokoh, lebih layak, dan penuh cinta", Pungkasnya.
Karena sejatinya, membangun rumah bukan hanya soal tembok dan atap, tetapi tentang membangun harapan dan masa depan.
TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa. (Farozich)
